Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran kreatif, cara belajar cepat, motivasi sukses, peluang usaha, tips bisnis, tips investasi, insurance, travelling, tutorial blogger, trik seo, teknik fotografi, Aneka seni kerajinan tangan, origami, resep masakan khas, tips kesehatan, obat alami, cara cantik alami, materi pelajaran

Keutamaan Amalan Di Bulan Maulid / Rabiul Awal

Seluruh umat muslim selalu menunggu datangnya bulan yang mulia yaitu bulan Maulid dimana pada bulan ini nabi Muhammad Saw. Dilahirkan.

Nama bulan maulid lebih dikenal di kalangan orang-orang Jawa, Madura, Sunda dan sekitarnya, Bulan ini dalam bahasa arab yaitu Rabiul Awal.

Mengenai tanggal dan hari kelahiran Nabi Muhammad ada beberapa perbedaan pendapat dikalangan umat Islam. Menurut riwayat yang mana sumbernya dari sahabat Nabi saw beliau lahir pada hari Senin 12 Rabi’ul Awal tahun gajah. Sedangkan menurut riwayat yang sumbernya dari Ahlul bait Nabi saw beliau lahir saat terbit fajar, hari Jum’at 17 Rabiul Awal tahun gajah. Dan malam saat kelahiran Nabi saw. adalah malam yang sangat mulia, dan harinya adalah hari yang sangat mulia pula.

Di bulan yang mulia ini umat Islam banyak yang memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad saw. Dengan berbagai cara, ada yang melakukan syukuran, bersedekah, dan kalau di Jawa banyak yang memperingatinya dengan mengadakan Pengajian di masjid-masjid dan Surau/Musholla.

Bulan Maulid memang memiliki keutamaan tersendiri dibanding bulan lainya, beberapa keutamaan bulan Rabiul Awal atau dikalangan orang Jawa dan sekitarnya lebih popular dengan nama Maulid ini seperti.

Keutamaan dan amalan di bulan Maulid
 
Bulan Kelahiran Nabi Muhammad


Sebagai Seorang Nabi dan rasul Ahir Zaman, tentu kelahirannya sangat ditunggu-tunggu oleh banyak orang beriman, dan bulan kelahirannya pun sangat dimuliakan Oleh Allah. Kelahiran nabi Muhammad terjadi pada tanggal 12 Rabiul Awal 571M atau disebut tahun Gajah.( Dalam al Quran dijelaskan tentang disebutkannya tahun gajah adalah pada surah Al Fiil yang menceritakan rencana Abrahah menghancurkan Makkah). Pada tahun itu, Nabi Muhammad lahir. Konon, saat malam Nabi Muhammad lahir, langit begitu terang benderang dan tenang.

Kelahiran Nabi Muhammad telah disebutkan dalam kitab-kitab terdahulu seperti injil. Dan taurot bahwa akan ada penutup para nabi yang lahir dengan berbagai ciri-ciri dan tanda-tanda. Maka, kelahiran Nabi Muhammad adalah sesuatu yang ditunggu oleh kaum yang masih beriman diantara masa-masa Jahiliyah yang menimpa. Nabi Muhammad seolah menjadi cahaya dalam ke-gelapan masa Jahiliyah.

Imam Ahmad meriwayatkan sebuah hadits dari Al ‘Irbadh bin Sariyah As Sulami, dari Nabi SAW; beliau bersabda: “aku berada di sisi Allah dalam Ummul Kitab, penutup para Nabi, dan Adam masih dalam bentuk tanah, dan aku akan menjelaskan kepada kalian takwilnya: “aku adalah doanya ayahku Ibrahim, berita gembita Isa kepada kaumnya, mimpi ibuku dimana ia melihat cahaya keluar darinya menerangi istana Syam, demikian juga ibu para Nabi melihat peristiwa yang sama”.” Diriwayatkan dari Al Hakim dan ia mengatakan Shahih Isnad.

Bulan Kenabian Nabi Muhammad SAW

Bulan Maulid juga menjadi bulan dimana Muhammad diangkat menjadi Nabi. Dalam Musnad, dari Ibnu Abbas, ia berkata: “Nabi dilahirkan pada hari senin, diangkat menjadi nabi hari senin, keluar berhijrah dari Mekah ke Madinah hari senin, wafat hari senin, dan mengangkat Hajar aswad pada hari senin.”(sanandnya Dhoif)

Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari Abi Qathadhah Al Anshari bahwa Nabi ditanya tentang puasa hari senin, Nabi menjawab “itu adalah hari aku dilahitkan, dan hari itulah diturunkannya kenabianku.” (shahih)

Menurut sebagian besar para Ulama’, Nabi Muhammad diangkat menjadi Nabi dan rasul ketika beliau berumur 40 tahun. Dan diangkatnya Muhammad sebagai Nabi dan Rosul adalah nikmat yang lebih besar dari penciptaan langit dan Bumi, Matahari, bulan, siang, malam, tanaman, dan lain sebagainya.

Itulah mengapa bulan Rabiul Awal atau bulan Mulud ini menjadi bulan yang memiliki keutamaan tersendiri daripada bulan lainnya dalam Islam.

Bulan Wafatnya Nabi Muhammad SAW

Bulan Maulid juga menjadi bulan dimana Beliau wafat. Nabi Muhammad wafat pada 12 Rabiul Awal . wafatnya nabi Muhammad menjadi hari tersedih dalam benak muslimin dan para sahabat. Wafatnya Nabi Muhammad mengingatkan akidah kita bahwa Nabi Muhammad adalah manusia yang akan berpulang kembali pada Allah. Allah berfirman kepada NabiNya:

“Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula)” (Q. S. Az Zumar: 30)

“Kami tidak menjanjikan hidup abadi bagi seorang manusia pun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaab (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Q. S. AL-Anbiya’ : 34-35)

Mengingat wafatnya Nabi Muhammad adalah mengingatkan kita pada kematian pula. Nabi Muhammad yang kekasih Allah saja harus merasakan mati untuk kembali pada Allah, apalagi kita. Maka dari itu, Nabi Muhammad memerintahkan umatnya untuk mengingat mati. Beliau bersabda:

“perbanyaklah mengingat si penghancur kelezatan, yaitu kematian.”(dalam Musnad Imam Ahmad: shahih)

Amalan-Amalan Di Bulan Maulid 

Umat Islam sangat memuliakan bulan Maulid/Rabiul Awal ini. tak heran jika dibulan ini umat islam memperbanyak amalan-amalan baik untuk mendapatkan Ridho, Ampunan, dan berkah dari Allah SWT. serta Syafaat Nabi Muhammad SAW kelak di hari ahirat.

Beberapa amalan-amalan mulia di hari kelahiran Nabi saw yaitu pada bulan Maulid ini adalah:
  1. Mandi sunnah; Mandi sunnah ini diniatkan untuk tujuan yang baik dan juga mensucikan diri dari ktoran serta najis. Dan berharap Allah mensucikan juga hati kita dari hal-hal yang buruk.
  2. Puasa Sunnah; Tentang keutamaan puasa disebutkan dalam suatu riwayat: “Barangsiapa yang berpuasa pada hari ini, Allah mencatat baginya seperti berpuasa satu tahun..”
  3. Ziarah kepada Nabi Nabi saw, atau membaca doa ziarah Nabi saw minal bu’di, ziarah dari kejauhan (dari selain kota Madinah Al-Munawwarah).
  4. Ziarah kepada Imam Ali bin Abi Thalib (sa), atau membaca doa ziarah kepada Imam Ali bin Abi Thalib (sa) sebagaimana doa ziarah yang dicontohkan oleh Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa).
  5. Melakukan shalat sunnah dua rakaat. Setiap rakaat sesudah Fatihah membaca surat Al-Qadar (10 kali) dan surat Al-Ikhlash (10 kali).
  6. Memuliakan hari ini dan bersedekah, berbuat kebajikan dan membahagiakan orang-orang mukmin, serta berziarah ke kuburan-kuburan suci para kekasih Allah swt. (Kitab Mafâtihul Jinân, kunci-kunci surga)

Sumber :
http://dalamislam.com/info-islami/keutamaan-bulan-maulid
https://syamsuri149.wordpress.com/2008/03/19/amalan-utama-pada-hari-maulid-nabi-saw/


Ada juga sebagian orang yang menganjurkan di bulan Maulid ini agar memperbanyak membaca Shalawat Nabi. Shalawat Nabi biasanya dibaca 100 x setiap habis Shalat Maghrib dan Subuh. dan banyak-banyak bersedekah kepada fakir miskin, anak yatim, dan mereka yang membutuhkan.

Itulah beberapa keutaman amalan di bulan Maulid atau bulan Rabiul Awal. Semoga informasi ini bermanfaat kita semua.
Keutamaan Amalan Di Bulan Maulid / Rabiul Awal Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Kreatif