Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran kreatif, cara belajar cepat, motivasi sukses, peluang usaha, tips bisnis, tips investasi, insurance, travelling, tutorial blogger, trik seo, teknik fotografi, Aneka seni kerajinan tangan, origami, resep masakan khas, tips kesehatan, obat alami, cara cantik alami.

Landasan Dasar, Fungsi Dan Tujuan Pendidikan Nasional

Dasar Pendidikan, Fungsi Dan Tujuan Pendidikan Nasional menjadi suatu rangkaian penting yang harus dimengerti oleh setiap pelaku pendidikan di Indonesia.

Jadi pendidikan itu harus berdasar, lalu apa yang dimaksud dengan dasar pendidikan itu?
Dasar pendidikan yang dimaksud disini adalah sesuatu yang menjadi kekuatan bagi tetap tegaknya suatu bangunan atau lainnya, seperti halnya pada sebuah rumah atau gedung bertingkat, maka harus ada pondasi yang menjadi dasarnya agar banguna gedung bisa berdiri kuat. Begitupun halnya dengan pendidikan, dasar disini yang dimaksud yaitu dasar pelaksanaannya, yang mempunyai peranan penting untuk dijadikan pegangan dalam melaksanakan pendidikan di sekolah-sekolah atau di lembaga-lembaga pendidikan lainnya.
Undang-Undang dasar RI telah mengatur tentang sistim pendidikan Nasional, hal ini juga mengacu pada nilai-nilai dasar yang terkandung dalam tujuan serta fungsi pendidikan itu sendiri.

Landasan dasar dan tujuan pendidikan nasional di Indonesia

Pendidikan sendiri dapat diartikan yaitu sebuah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.Berkaitan dengan hal tersebut, lahirlah pendidikan nasional di Negara Indonesia.

Didalam pengertian Pendidikan Nasional dijelaskan yaitu pendidikan yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum dasar pendidikan Nasional adalah bersumber dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.


Dan agar dapat terwujud akan cita-cita luhur pendidikan nasional tersebut maka dibutuhkan system pendidikan yang merupakan satu keseluruhan yang terpadu dari semua satuan dan kegiatan pendidikan yang berkaitan satu dengan lainnya untuk mengusahakan tercapainya tujuan pendidikan nasional tersebut.

1. Dasar Pendidikan Di Indonesia

Dapat dijelaskan bahwa secara yuridis formal mengenai dasar pendidikan Nasional Indonesia dirumuskan sebagai berikut:
  1. Undang-Undang tentang Pendidikan dan Pengajaran No. 4 tahun 1950,  Nomor 2 tahun 1945, Bab III Pasal 4 Yang Berbunyi: Pendidikan dan pengajaran berdasarkan atas asas-asas yang termaktub dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar RI dan kebudayaan bangsa Indonesia.
  2. Ketetapan MPRS No. XXVII/ MPRS/ 1966 Bab II Pasal 2 yang berbunyi: Dasar pendidikan adalah falsafah negara Pancasila.
  3. Dalam GBHN tahun 1973, GBHN 1978, GBHN 1983 dan GBHN 1988 Bab IV bagian pendidikan berbunyi: Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila.
  4. Tap MPR Nomor II/MPR/1993 tentang GBHN dalam Bab IV bagian Pendidikan yang berbunyi: Pendidikan Nasional (yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia dan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  5. Undang-undang RI No 2 Tahun 1989, tentang Sistem Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  6. Undang-undang RI No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Dengan demikian jelaslah bahwa DASAR PENDIDIKAN NASIONAL di Indonesia adalah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sesuai dengan UUSPN No. 2 tahun 1989 dan UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003.

2. Tujuan dan Fungsi Pendidikan Nasional

Pendidikan adalah cara yang nyata dalam membentuk manusia yang pintar dan cerdas, berbudi, berwawasan luas, cakap, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melaksanakan pendidikan akan membuat berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab Melahirkan rakyat Indonesia yang berilmu pengetahuan, berketrampilan, berakhlak mulia, bertanggung jawab dan berkeupayaan mencapai kesejahteraan diri serta memberi sumbangan terhadap keharmonisan dan kemakmuran masyarakat dan negara. Unsur-unsur tujuan pendidikan nasional: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab, berilmu pengetahuan, berketrampilan, berakhlak mulia, bertanggungjawab dan berkeupayaan mencapai kesejahteraan diri serta memberi sumbangan terhadap keharmonisan dan kemakmuran masyarakat dan negara.

Setelah adanya dasar, maka haruslah ditentukan sebuah tujuan pendidikan yang menjadi factor penting untuk menetukan arah dalam sebuah pendidikan.

Tujuan Pendidikan Nasional akan menjadi acuan utama dalam melaksanakan pendidikan di Indonesia, hal inilah yang harus menjadi pegangan semua pelaku pendidikan.

Fungsi dan tujuan dari pendidikan nasional dituangkan dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 3 yang berbunyi :

“Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”

Persoalan dasar dan tujan pendidikan merupakan masalah yang sangat funda mental dalam pelaksanaan pendidikan karena dasar pendidikan itu akan menentukan corak dan isi pendidikan.Tujuan pendidikan itu pun akan menentukan kearah mana anak didik dibawa.

Pada Pasal 1 ayat 2 UU No 2 Tahun 1989, telah menegaskan bahwa pendidikan nasional adalah pendidikan yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, maka pendidikan nasional pada hakikatnya merupakan kelanjutan dari system pendidikan yang telah ada sebelumnya yang merupakan warisan budaya bangsa secara turun temurun.

Ada pun fungsi pendidikan nasional, sebagaimana ditegaskan pada Pasal 3, yaitu: untuk mengembangkan kemampuam serta meingkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia dalam rangka upaya mewujudkan tujuan nasional. Tujuan Nasiaonal negara kita jelas termaktub dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945, yaitu:
  1.  Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
  2.  Memajukan kesejah teraan umum.
  3. Mencerdaskan kehidupan bangsa.
  4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Sementara itu, tujuan akhir pembangunan bangsa dan negara Indonesia adalah mencapai masyarakat adil makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dibawah ini akan dijelaskan mengenai tujuan-tujuan pendidikan di Indonesia.

  1. Rumusan menurut SK Mentri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan No. 104/Bhg. Tanggal 1 Maret 1946: "Tujuan pendidikan adalah untuk menanamkan jiwa patriotism."
  2. Menurut UU No 4 Tahun 1950 (UU Pendidikan dan Pengajaran) : "Tujuan pendidikan dan pengajaran adalah membentuk manusia susila yang cakap dan warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab tentang kesejahteraan masyarakat dan tanah air."
  3. Menurut penetapan Presiden No 19 Tahun 1965. "Tujuan pendidikan nasional adalah melahirkan warganegara –warga negara sosialis Indonesia yang susila, yang bertanggung jawab atas terselenggaranya masyarakat sosialis Indonesia,adil dan makmur baik spiritual maupun material dan berjiwa Pancasila."
  4. MPRS Nomor II Tahun 1966. "Tujuan pendidikan ialah mendidik anak kea rah terbentuknhya manusia yang berjiwa Pancasila dan bertamnggung jawab atas terselenggaranya masyarakat sosialis Indonesia yang adil dan makmur."
  5. Rumusan Tujuan Pendidikan Menurut KEtetapan MPRS No XXVII Tahun 1966. "Tujuan endidikan ialah membentuk manusia Pancasiala sejati berdasarkanketentuan yang dikehendaki oleh UUD 1945."

3.  Prinsip Penyelenggaraan Pendidikan Nasional

Sesuai Undang-Undang 20/2003 tentang Sisdiknas, ada 6 (enam) prinsip. Ketentuan ini, diatur pada bab II pasal 4yang diuraikan dalam 6 ayat.
  1. Pendidikan diselenggarakan secara demokrtis dan berkeadiln serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak assi manusia, nilai kegamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa.
  2. Pendidikan diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan system terbukadan multimakna.
  3. Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat.
  4. Pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan, membangun kemauan, dan mengembangan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran.
  5. Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis dan berhitung bagi segenap warga masyarakat.
  6. Pendidkan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komonen masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan.

Pendidikan nasional yang ditetapkan dalam Undang-undang no 2 tahun 1989 mengungkapkan prinsip-prinsip  sebgai suatu system, yaitu:
  1. Yang berakar pada kebudayan nasional dan berdasarkan Pancasila dan UUD 1995 ,serta melanjutkan dan maeningkatkan pendidikan P4.
  2.  Merupakan satu keseluruhan dan dikembangkan unntuk ikut berusaha mencapai tujuan nasional, yaiatu memajukan kesejah teraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa demi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
  3. Mencakup jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan luar sekolah.
  4. Mengatur bahwa jalur pendidikan sekolah terdiri atas 3 jenjang utama, yaitu pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan perguruan tinggi yang masing-masing terbagi pula dalam tingkatan.
  5. Mengatur bahwa kurikulum, peserta didik, dan tenaga kependidian, terutama guru, dosen, atau tenaga pengajar merupakan 3 und-sur yang tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan belajar mengajar.
  6. Mengatur secara terpusat, namun penyelenggaraan satuan dan kegiatan pendidikan dilaksanakan secara tidak terpusat.
  7. Menyelenggarakan satuan dan kegiatan pendidikan sebagai tanggung jawab berrsama antara keluarga, masyarakat dan  pemerintah.
  8.  Mengatur bahwa satuan dan  kegiatan pendidikan yang  diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat berkedudukan serta diperlukan dengan penggunaan ukuran yang sama.

More >>>
http://afniatii.blogspot.co.id
acehmillano.wordpress.com

Itulah sekelumit tentang dasar pendidikan nasional tujuan dan fungsi di Indonesia. Semoga cita-cita luhur bangsa ini dapat terwujud melalui pendidikan yang berkualitas.
Landasan Dasar, Fungsi Dan Tujuan Pendidikan Nasional Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Kreatif