Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran kreatif, cara belajar cepat, motivasi sukses, peluang usaha, tips bisnis, tips investasi, insurance, travelling, tutorial blogger, trik seo, teknik fotografi, Aneka seni kerajinan tangan, origami, resep masakan khas, tips kesehatan, obat alami, cara cantik alami.

KEBIASAAN INI BISA BERPENGARUH BURUK PADA PERKEMBANGAN OTAK ANAK

Menjadi ibu adalah kodrat bagi seorang perempuan dan mungkin menjadi salah satu hal yang paling di dambakan dalam hidupnya. Bagaimana tidak, hari-harinya tak kan sepi lagi karena kehadiran sang bayi, buah hati mereka. Disamping segala kebahagian itu, tentunya tak lepas dari sisi lain yang mesti di hadapi oleh orang tua, terutama sang ibu. Berbagai tingkah si anak yang mungkin di nilai nakal dan mengesalkan misalnya. Dan inilah fase dimana kesabaran orang tua di uji. Dan tak jarang, para orang tua sering kali khilaf dengan melakukan hal-hal seperti membentak, memarahi, memukul, mencubit dan sebagainya.Namun ternyata, hal-hal tadi bisa bepengaruh buruk terhadap perkembangan otak si kecil yang sedang tumbuh.

Menurut Martin Teicher, seorang profesor psikiatri di Harvard Medical School, ketika orang tua berteriak, apalagi dengan kata yang kasar kepada anak-anaknya akan terjadi kerusakan struktur otak pada anak. Pada otak anak yang sering dibentak, saluran yang berfungsi untuk menghubungkan otak kanan dengan belahan otak kiri menjadi lebih kecil. Hal ini mempengaruhi area otak yang berhubungan dg emosi dan perhatiannya. Perubahan ini mengakibatkan saat anak tumbuh dewasa akan menimbulkan kecemasan, depresi, dan gangguan kepribadiannya, resiko melakukan bunuh diri dan terjadi aktivitas otak yang mirip dengan epilepsi.

Gambar kebiasaan orang tua yang bisa merusak perkembangan otak anak

Berdasarkan penelitian yang dilakukan LiseGliot berasal dari Fakultas Kedokteran di Chicago, anak yang biasa dimarahi akan mudah terganggu struktur otaknya. Malah pada anak yang masih dlm pertumbuhan otak yaitu pada masa golden age yaitu 2-3 tahun pertama kehidupannya, suara keras dan membentak yang kluar dari orang tua bisa menggugurkan sel otak yang sedang tumbuh pada si anak.

Sedangkan pada saat ibu sedang memberikan belaian lembut sambil menyusui, rangkaian otak terbentuk indah. Penelitian Lise Gliot ini sendiri dilakukan sendiri pada anaknya dengan memasang kabel perekam otak yang dihubungkan dengan sebuah monitor komputer sehingga bisa melihat setiap perubahan yang terjadi dalam perkembangan otak anaknya. “Hasilnya luar biasa, saat menyusui terbentuk rangkaian indah, namun saat ia terkejut dan sedikit bersuara keras pada anaknya, rangkaian indah menggelembung seperti balon, lalu pecah berantakan dan terjadi perubahan warna. Ini baru teriakan,” ujarnya.

Dari hasil penelitian ini, jelas pengaruh marah terhadap anak sangat mempengaruhi perkembangan otaknya. Jika ini dilakukan secara tak terkendali, bukan tidak mungkin akan mengganggu struktur otak anak itu sendiri. “Makanya, orang tua harus berhati-hati dalam memarahi anaknya,” ujarnya. Tidak hanya itu, marah juga mengganggu fungsi organ penting dalam tubuh. Tak hanya otak, tapi juga hati, jantung dan lainnya.

Anak-anak yang dibentak cenderung menjadi takut dengan orang tua mereka. Hal ini menciptakan ketidakpercayaan dan respon memberontak pada anak. Seperti dilansir dari parents.com menurut Dr. Laura Markham anak cenderung akan menutup diri secara emosional. Anak akan mencari dukungan dari orang lain seperti teman-temannya. Hal ini akan menyebabkan hubungan antara orang tua dan anak menjadi tidak sehat di kemudian hari.

Baca [Cara Memaksimalkan Kecerdasan Anak Di Usia Emas]

Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk untuk meminimalisir tindakan anda membentak anak, diantaranya adalah;
  • Bernafaslah dengan tenang. Ketika Anda akan marah pada anak, tarik nafas perlahan dan   hembuskan. Melihat anak rewel atau melakukan suatu kesalahan sering memicu kemarahann orang tua, tapi jangan dulu keburu marah. Tenangkan dulu pikiran anda sejenak sebelum anda mengatakan sesuatu terhadap putra-putri anda, dengan mearik nafas perlahan misalnya. Dengan begitu anda dapat menasehatinya dengan baik-baik dan kepala dingin, sehingga anda tidak langsung membentak anak anda dengan suara yang keras.
  • Pada dasarnya tidak ada anak yang nakal, yang ada hanya anak yang ingin di perhatikan. Maka ketika anda mengajarinya disiplin, usahakan dengan cara yang positif, dengan kasih sayang dan dengan bahasa yang halus serta tutur kata yang lembut. Dengan begitu ia akan menuruti apa yang anda katakan dengan senang hati karena merasa di hargai.
  • Selalu berikan pujian jika anak melakukan hal yang baik. Betapapun sederhana pujian, tetaplah berharga bagi mereka. Misalnya ketika ia mau meletakkan mainan di tempatnya, katakanlah, “terima kasih, adek pintar sekali”. Meskipun anda tahu hal yang di lakukannya bukan semata-mata untuk anda, melainkan untuk dirinya sendiri. Tetapi dengan begitu ia akan termotivasi untuk melakukannya lagi lain kali.

Itulah beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk tidak membentak anak disaat melakukan kesalahan. Tidak ada orang tua yang sempurna, tetapi jika anda mau memahami mereka, bukan tidak mungkin anda bisa jadi orang tua idaman sekaligus sahabat terhangat bagi mereka.
KEBIASAAN INI BISA BERPENGARUH BURUK PADA PERKEMBANGAN OTAK ANAK Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Kreatif