Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran kreatif, cara belajar cepat, motivasi sukses, peluang usaha, tips bisnis, tips investasi, insurance, travelling, tutorial blogger, trik seo, teknik fotografi, Aneka seni kerajinan tangan, origami, resep masakan khas, tips kesehatan, obat alami, cara cantik alami.

Kelebihan Kelemahan Model Belajar Kontekstual

Model belajar kontekstual merupakan salah satu model belajar yang umum dipakai di Indonesia. model ini menekankan semua guru untuk mengsinkronkan seluruh materi pelajaran yang diajarkan dengan kondisi atau keadaan nyata siswa.

Jadi dapat diartikan bahwa Pembelajaran Kontekstual adalah konsep pembelajaran yang mendorong guru untuk menghubungkan antara materi yang diajarkan dan situasi dunia nyata siswa. Dan juga mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Gambar penerapan model belajar kontekstual pada anak-anak

Dalam model belajar kontekstual setidaknya ada tiga hal penting yang harus dipahami.

  1. CTL menekankan kepada proses keterlibatan siswa untuk menemukan materi, 
  2. CTL mendorong agar siswa dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata, 
  3. Mendorong siswa untuk dapat menerapkan dalam kehidupan.


Karakteristik Model belajar Kontekstual


Didalam belajar dengan model kontekstual, ada lima karakteristik penting dalam proses pembelajaran yang menggunakan pendekatan CTL, yaitu:

  • Pembelajaran merupakan proses pengaktifan pengetahuan yang sudah ada (activating knowledge)
  • Pembelajaran ntuk memperoleh dan menambah pengetahuan baru (acquiring knowledge)
  •  Pemahaman pengetahuan (understanding knowledge)
  • Mempraktikan pengetrahuan dan pengalaman tersebut (applying knowledge)
  • Melakukan refleksi (reflecting knowledge)


Langkah-Langkah Pembelajaran Kontekstual yang harus dipahami


Ada beberapa langkah penting yang harus dipahami dalam menerapkan model belajar kontekstual, yaitu;


  • Mengembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri,menemukan sendiri ,dan mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan ketrampilan barunya.
  • Melaksanakan sejauh mungkin kegiatan inquiri untuk semua topic
  • Mengembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya
  • Menciptakan masyarakat belajar
  • Menghadirkan model sebagia contoh belajar
  • Melakukan refleksi diakhir pertemuan.
  • Melakukan penialain yang sebenarnya dengan berbagai cara.


Ciri-ciri model pembelajaran konstektual


Sedangkan ciri-ciri umum dalam pembelajaran model kontekstual yaitu;

  • Pengalaman nyata 
  • Kerjasama saling menunjang 
  • Gembira belajar dengan bergairah 
  • Menggunakan berbagai sumber 
  • Siswa aktif dan kritis 
  • Menyenangkan tidak membosankan 
  • Sharing dengan teman 
  • Guru kreatif 
  • Pembelajaran terintegrasi 


Kelebihan Dan Kelemahan Model Belajar Kontekstual

Belajar model kontekstual selain memiliki beberapa kelebihan yang didapatkan, model belajar ini juga memiliki beberapa kelemahan.

Kelebihan dari model pembelajaran kontekstual


  1. Memberikan kesempatan pada sisiwa untuk dapat maju terus sesuai dengan potensi yang dimiliki sisiwa sehingga sisiwa terlibat aktif dalam PBM.
  2. Siswa dapat berfikir kritis dan kreatif dalam mengumpulkan data, memahami suatu isu dan memecahkan masalah dan guru dapat lebih kreatif
  3. Menyadarkan siswa tentang apa yang mereka pelajari.
  4. Pemilihan informasi berdasarkan kebutuhan siswa tidak ditentukan oleh guru.
  5. Pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
  6. Membantu siwa bekerja dengan efektif dalam kelompok.
  7. Terbentuk sikap kerja sama yang baik antar individu maupun kelompok.


Kelemahan model pembelajaran kontekstual 

  1. Dalam pemilihan informasi atau materi dikelas didasarkan pada kebutuhan siswa padahal,dalam kelas itu tingkat kemampuan siswanya berbeda-beda sehinnga guru akan kesulitan dalam menetukan materi pelajaran karena tingkat pencapaianya siswa tadi tidak sama.
  2. Tidak efisien karena membutuhkan waktu yang agak lama dalam PBM
  3. Dalam proses pembelajaran dengan model CTL akan nampak jelas antara siswa yang memiliki kemampuan tinggi dan siswa yang memiliki kemampuan kurang, yang kemudian menimbulkan rasa tidak percaya diri bagi siswa yang kurang kemampuannya.
  4. Bagi siswa yang tertinggal dalam proses pembelajaran dengan CTL ini akan terus tertinggal dan sulit untuk mengejar ketertinggalan, karena dalam model pembelajaran ini kesuksesan siswa tergantung dari keaktifan dan usaha sendiri jadi siswa yang dengan baik mengikuti setiap pembelajaran dengan model ini tidak akan menunggu teman yang tertinggal dan mengalami kesulitan.
  5. Tidak setiap siswa dapat dengan mudah menyesuaikan diri dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki dengan penggunaan model CTL ini.
  6. Kemampuan setiap siswa berbeda-beda, dan siswa yang memiliki kemampuan intelektual tinggi namun sulit untuk mengapresiasikannya dalam bentuk lesan akan mengalami kesulitan sebab CTL ini lebih mengembangkan ketrampilan dan kemampuan soft skill daripada kemampuan intelektualnya.
  7. Pengetahuan yang didapat oleh setiap siswa akan berbeda-beda dan tidak merata.
  8. Peran guru tidak nampak terlalu penting lagi karena dalam CTL ini peran guru hanya sebagai pengarah dan pembimbing, karena lebih menuntut siswa untuk aktif dan berusaha sendiri mencari informasi, mengamati fakta dan menemukan pengetahuan-pengetahuan baru di lapangan.


Itulah sedikit penjelasan tentang model pembelajaran kontekstual serta kelebihan dan kekurangannya. Semoga post kali ini bermanfaat buat sobat pembaca. Salam kreatifitas tiada batas!

Kelebihan Kelemahan Model Belajar Kontekstual Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Kreatif