Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran kreatif, cara belajar cepat, motivasi sukses, peluang usaha, tips bisnis, tips investasi, insurance, travelling, tutorial blogger, trik seo, teknik fotografi, Aneka seni kerajinan tangan, origami, resep masakan khas, tips kesehatan, obat alami, cara cantik alami.

AWAS ! SALAH MELATIH MENGGAMBAR DAN MEWARNAI PADA BALITA

Merangsang kecerdasan anak sejak balita itu sangat penting dan harus menjadi perhatian serius bagi semua orang tua. Sejauh ini, pendidikan kita baik SD, SMP, maupun  SMA, hanya memberikan pengasahan otak kiri. Otak kanan yang sebenarnya mempunyai potensi yang sangat besar bagi kehidupan manusia, terutama pada bidang kreativitas, hampir menjadi suatu hal yang dianggap kurang penting. Pemerintah menentukan standar kelulusan hanya berdasarkan beberapa pelajaran. Seperti Matematika, IPA, dan Bahasa. Dari standar yang di tetapkan, pemerintah sepertinya beranggapan bahwa kecerdasan anak hanya bertumpu pada pelajaran-pelajaran tersebut, dan mau tidak mau harus di patuhi sebab hal ini telah menjadi barometer sistem pendidikan kita di Indonesia tercinta ini.

Gambar cara melatih dan merangsang kecerdasan otak anak balita

Kecerdasan otak sebenarnya tidak hanya terdiri dari kecerdasan matematis-logis yang sepenuhnya di tentukan oleh otak kiri. Otak kanan juga perlu di kembangkan agar kehidupan manusia lebih seimbang. Salah satu hal kecil dan sederhana yang bisa di lakukan untuk mengembangkan otak kanan anak ialah dengan memberikan pelajaran atau sekedar latihan menggambar dan mewarnai. Dengan menggambar atau mewarnai, otak kanan anak akan terasah, yang akhirnya akan membuatnya mempunyai kreativitas yang tinggi.

Memberikan pelatihan menggambar atau mewarnai pada anak balita bukan berarti mendidik anak untuk menjadi seniman. Dalam konteks ini, tujuannya adalah bagaimana supaya otak kanan anak terasah, sehingga akan tumbuh dan berkembang dengan maksimal. Tanpa semua itu, anak mungkin hanya akan mempunyai kecerdasan yang di dominasi oleh otak kiri. Dalam postingan sebelumnya Belajar Kreatif juga pernah bagikan artikel tentang 7 Cara Merangsang Kecerdasan Otak Anak, Sobat bisa membacanya di blog ini.

Dengan mendapatkan pelatihan menggambar dan mewarnai, imajinasi anak akan tumbuh dan berkembang sejalan dengan proses kreativitas yang semakin berkembang. Karena ketika seorang anak mencorat-coret kertas atau mungkin dinding kamar, tidak bisa di pungkiri bahwa ia akan menggunakan imajinasii yang di tuangkan dalam bentuk gambar-atau lukisan. Imajinasi sangat identik dengan kreativitas, sedangkann kreativitas berkaitan erat dengan peran dan fungsi otak kanan.
Dengan demikian, sangatlah efektif jika mengajarkan tentang gambar dan mewarnai kepada anak yang masih balita. Anak mempunyai rangsangan otak yang sangat sensitive. Semua sel-sel otak anak akan mudah menerima berbagai latihan yang anda berikan, sehingga akan mudah menyerap (mencerna), dan kemudian menjadi kebiasaan dalam pola pikirnya.

Tanpa di latih atau di ajarkan, kreativitas seorang anak akan tumbuh dan berkembang dengan sendirinya. Tetapi, mereka mungkin akan melakukannya dengan “ngawur” atau asal-asalan sebatas apa yang mereka bisa dan mereka tahu karena tidak mendapatkann arahan dan bimbingan sebagaimana mestinya. Seorang anakk tanpa bimbingan dan arahan bagai orang buta yang hanya mampu meraba dan meraba segala sesuatu yang ada di depannya, sehingga sangat sulit untuk memegang sesuatu secara benar. Begitupun jika anak tidak mendapatkan bimbingan. Ia memang dapat menggambar atau pun mewarnai, tetapi tidak akan pernah mendapatkan suatu hasil yang maksimal.

Oleh sebab itu, peran anda sebagai orang tua di rumah maupun orang tua di sekolah (guru/pendidik) sangatlah di harapkan. Dengan bimbingan yang di berikan, seorang anak akan dengan mudah dan terarah untuk melakukan kegiatan menggambar dan mewarnai. Beberapa hal yang bisa di coba untuk mendekatkan anak pada dunia gambar-menggambar sebelum mengajarinya menggambar langsung adalah sebagai berikut:


  • Kenalkan anak pada buku-buku cerita bergambar, atau gambar-gambar tokoh kartun yang mereka sukai. Dengan sering melihat secara tidak langsung mereka akan tertarik kemudian meniru apa yang telah di lihatnya.
  • Sediakan kertas gambar plus crayon warna-warni. Sobat bisa menyediakan kertas gambar dengan berbagai ukuran, dari yang kecil sampai yang lebar. Jangan lupa pajang kertas gambar di tembok atau dinding rumah anda, jika anda khawatir si kecil akan mencoret-coretnya. 
  • Biarkan anak berimajinasi. Anda tak perlu memaksakan ide gambar kepada anak. Biarkan mereka berimajinasi dan berkreasi sesuka mereka. Tugas anda hanya mengawasi dan mengarahkan jika mereka kesulitan dan perlu bantuan.
  • Berikan penghargaan. Setelah anak berhasil menggambar atau sekedar membuat coret-coretan yang mungkin bagus atau kurang bagus, usahakan jangan menghina. Tapi pujilah hasil karyanya dengan tujuan agar mereka bersemangat dan lebih giat lagi dalam berlatih.


Bebarapa hal di atas hanya sebagian contoh kecil, ibu dan para pendidik bisa mengembangkan sesuai dengan kreativitas masing-masing.

AWAS ! SALAH MELATIH MENGGAMBAR DAN MEWARNAI PADA BALITA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Kreatif