Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran kreatif, cara belajar cepat, motivasi sukses, peluang usaha, tips bisnis, tips investasi, insurance, travelling, tutorial blogger, trik seo, teknik fotografi, Aneka seni kerajinan tangan, origami, resep masakan khas, tips kesehatan, obat alami, cara cantik alami.

Penyebab Perilaku Meyimpang SiAnak

Gambar sebab perilaku anak menyimpang

Setiap orang tentu sangat mendambakan anak yang terdidik dengan baik dan benar. Tak terkecuali guru juga mendambakan anak didiknya mendapatkan didikan yang baik dan benar pula. Tapi tentunya semua itu tidaklah mudah, mengingat masing-masing anak memiliki kepribadian berbeda. Sebab mereka tumbuh dan berkembang dengan latar belakang orang tua yang berbeda pula. Ada orang tua yang permisif, ada juga yang agresif. Ada  orang tua yang memberi kebebasan berekspresi pada anak, ada juga yang mengekang anak tanpa sedikitpun memberi ruang. Hal inilah yang membuat setiap anak membutuhkan perlakuan khusus yang bisa mengarahkannya dengan baik.

Yang jadi persoalan yaitu sering kali mereka dianggap atau dicap nakal oleh orang tua bahkan gurunya hanya karena mereka sering melakukan hal-hal yang dianggap menyimpang atau tidak bisa diterima pada umumnya. Anak yang hiperaktif, atau anak yang tidak bisa diam ditempat saat jam pelajaran berlangsung misalnya. Bukan berarti anak itu nakal atau di cap sebagai anak nakal karena orang tua maupun guru kurang bisa memahami apa yang sebenarnya diinginkan anak. Bisa karena keingintahuannya yang tinggi atau bisa jadi ingin diperhatikan.

 “Kakak, berikan mainannya sama adik. Kakak kan sudah besar”. Sering kita dengar dan tak jarang orang tua berkata demikian terhadap anaknya. Anda juga pasti pernah menjumpai hal demikian, bukan? Tentunya pernah. Atau bahkan anda sendiri yang pernah mengatakan hal itu pada putra-putri anda sewaktu mereka berebut mainan? Atau hal lain yang sering di perebutkan oleh putra-putri anda. Gelas minum mungkin? Tempat makan, remote TV, makanan dan lain-lain dengan alasan kakak sudah besar, sedangkan adik masih kecil. Dan apa yang anda lakukan semisal sang kakak menolak untuk memberikan mainannya kepada sang adik. Perlakuan masing-masing orang tuapun berbeda-beda. Ada yang memberikan pengertian agar anak mengerti, ada juga yang  memarahinya, atau ada juga yang menghukumnya dengan tidak memberi uang jajan misalnya.

Satu dua kali mungkin sang kakak bisa menerima, meskipun dengan agak terpaksa. Tapi lambat laun dia akan memiliki kecenderungan untuk membenci adiknya. Dan menilai bahwa anda orang tuanya pilih kasih dalam memperlakukan dirinya dan adiknya. Hal seperti ini akan menimbulkan pemberontakan berupa agresivitas tinggi dan selalu mencari masalah karena dia selalu disalahkan jika tidak mau mengalah. Tidak hanya itu, rasa iri atas perlakuan beda dari orang tua juga membuat anak melakukan perilaku yang lebih agresif untuk menarik perhatian orang tuanya. Dan dari sini, jangan kaget bila kedepannya anak anda cenderung berperilaku menyimpang. Sayangnya tak semua orang tua bisa memahami, menyikapi dan mengendalikan perilaku penyimpangan tadi. bahkan ada juga yang menolak. Penolakan disini bukan berati tidak mengakuinya sebagai anak, tetapi lebih kepada bagaimana orang tua memperlakukannya, lebih kepada bagaimana orang tua bersikap terhadap putera putrinya.

Lihat bagan di bawah ini:

Gambar bagan penyebab anak berperilaku menyimpang/nakal

Beberapa peneliti, antara lain Laws, Rosenheim, Tucker, dan Lafore menyimpulkan bahwa orang tua dari anak yang memiliki gangguan penyimpangan perilaku sering menunjukkan sikap menolak terhadap anak mereka dengan berbagai latar belakang tertentu. Penolakan tersebut dapat dilihat dari hal-hal berikut:


  1. Menghukum anaknya secara berebihan;
  2. Anak menjadi kurang diperhatikan, baik makanan, pakaian, maupun kemajuannya belajarnya disekolah;
  3. Kurang sabar terhadap anaknya dan mudah marah;
  4. Sering menggunakan ancaman-ancaman untuk mengatasi perilaku anaknya yang dianggap nakal;
  5. Pilih kasih (beda perlakuan dengan saudaranya);
  6. Orang tua sangat kritis terhadap anak.


Namun sayangnya, perilaku penolakan tersebut tidak semuanya bisa dideteksi. Ada juga yang cenderung disambunyikan atau ditutupi dengan memberikan perlindungan yang berlebihan atau overprotection yang merupakan refleksi perasaan bersalah orang tua karena kurang mencintai ataupun kurang memperhatikan anaknya. Sebagai kompensasinya, mereka para orang tua memperlakukan anaknya secara berlebihan. Seperti melimpahinya dengan materi maupun memanjakannya sehingga apa saja yang diinginkannya dipenuhi. Yang demikian ini juga berakibat buruk bagi anak. Anak menjadi lebih agresif, memiliki hasrat balas dendam yang disertai rasa tidak bahagia, anak menjadi egoistik, tidak mau menurut, dan suka bertengkar.

 Ada ungkapan “anak ibarat anak panah. Jika dibidikkan salah arah, ia bisa hilang tak tahu rimbanya, bisa celaka dan mencelakai”. Jadi, jangan sepenuhnya menyalahkan anak ketika mereka melakukan perilaku menyimpang atau bahkan nakal. Tapi, tengoklah kembali bagaimana anda membidikkan anak panah tersebut.

Penyebab Perilaku Meyimpang SiAnak Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Kreatif