Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran kreatif, cara belajar cepat, motivasi sukses, peluang usaha, tips bisnis, tips investasi, insurance, travelling, tutorial blogger, trik seo, teknik fotografi, Aneka seni kerajinan tangan, origami, resep masakan khas, tips kesehatan, obat alami, cara cantik alami.

MENGENAL TIGA ISTILAH DALAM CINTA

Tiga Istilah Dalam Cinta - Cinta itu fitrah ilahi, suci. Cinta itu universal. Cinta untuk semua. Bukan hanya untuk pacar atau lawan jenis saja. Tetapi juga untuk orang tua, teman atau sahabat dan sebagainya. Cinta itu kebutuhan. Sama seperti kebutuhan seseorang akan rumah, baju, hiburan dan lain-lain. Hanya saja kualitas dan kwantitasnya saja yang berbeda. Bohong banget bila seseorang mengatakan tak butuh cinta.

Cinta adalah bagian dari emosi yang semua orang normal pernah mengalaminya. Cinta adalah kebutuhan dan kebutuhan mestii di penuhi. Seorang psikolog bernama Abraham Maslow memasukkan cinta kedalam hierarki kebutuhan manusia. Beliau juga mengatakan, jika kebutuhan ini tidak di penuhi maka akan timbul perasaan kesepian yang begitu mendalam.

Gambar tiga istilah cinta

Ulama besar, Quraish Shihab juga menyinggung perihal cinta. “sebelum brcinta seseorang merasa dirinya adalah salah satu yang “ada”. Tetapi ketika brcinta, ia dapat merasa memiliki segala yang “ada”. Dan ketika cintanya putus, ia merasa “tidak ada” dan hampa. Demikianlahh cinta mempermainkan manusia.”

Menurut pakar neurosains, Taufik Pasiak, bahwa ketika seseorang sedang jatuh cinta, semua zat kimia di dalam tubuh, terutama dopamin dan eksitosin di dalam otak akan mengalami fluktuasi di dalam aliran darah.

Inilah yang menjelaskan mengapa seseorang yang sedang jatuh cinta, ia dapat melakukan apa saja yang di dalam situasi normal  tidak mungkin ia lakukan. Mengutip dari lirik lagu “sedang ingin brcinta” karya Ahmad Dhani, “disetiap ada kamu  mengapa jantungku berdetak, berdetak lebih kencang seperti genderang mau perang. Disetiap ada kamu, mengapa darahku mengalir, mengalir lebih cepat dari ujung kaki sampai ke ujung kepala.” Dada bergemuruh, denyut nadi bertambah cepat, nafas memburu dan gairah meningkat ketika cinta membara datang mendera seseorang. Tak heran jika ada seseorang  yang merasa dag dig dug saat melihat si dia-yang di cinta- lewat di depan rumah misalnya, atau sekedar melihat di kejauhan. Ada juga yang salting, saat tak sengaja berpapasan, dan bila tak berjumpa ada rindu menjelma lalu timbul perasaan ingin mendengar suaranya walau hanya via telephone.

Dalam keadaan jatuh cinta, seseorang bisa menjadi sangat obsesif terhadap pasangan. Akibatnya, sulit tidur dan pikiran terfokus pada pasangan semata. Lebih dari itu, jatuh cinta ternyata memilikii fenomena kimiawi yang sama dengan penyakit jiwa bernama Obsesif-kompulsif atau OCD. Dengan kata lain, orang yang jatuh cinta memliki gejala yang sama dengan OCD. Walaupun tidak di katakan secara eksplisit, tetapi di simpulkan bahwa orang yang sedang jatuh cinta menjadi sangat tidak rasional dan kehilangan nalar yang kritis, seperti halnya penderita gangguan jiwa. Seperti kisah Julius Caesar ketika jatuh cinta pada Cleopatra yang mengabaikan banyak masalah negara dan politik.
Dalam cinta itu sendiri memiliki tiga istilah yang masing-masing memiliki kecenderungan yang berbeda-beda. Ketiga hal tersebut adalah eros, philia, dan agape.

Pertama adalah eros. Eros diambil dari nama salah satu dewa dalam mitologi yunani yaitu dewa eros atau dewa cinta. Cinta dalam tingkatan eros hanya cinta kepada manusia semata, ang di inspirasi dari sesuatu yang menarik dari objek yang di cintainya. Eros merupakan cinta yang tumbuh dari seorang kepada orang lain. Misalnya seorang cowok mencintai seorang cewek karena sang cewek cantik. Dan faktor  yang berperan dalam cinta eros ini di sebabkan oleh sesuatu yang berhubungan dengan fisik. Sebagaimana dalam bahasa inggris di sebut erotc.

Kedua adalah philia. Philia setingkat lebih tinggi dari pada eros. Philia lebih berhubungan dengan jiwa dari pada fisik. Contoh cinta philia adalah cinta antarsahabat atau teman. Cinta ini menyentuh kepribadian manusia seperti intelektual, emosi dan kehendak yang melibatkan saling berbagi. Philia tumbuh dari perhatian dan kebersamaan. Dalam philia tidakk meninggalkan unsur eros, tetapi hanya sedikit saja. Semisal, kita menjadikan seseorang sebagai teman karena saat bersamanya kita mendapatkan kesenangan dari mereka. Mereka bisa menghibur kita saat kita sedang sedih, mereka bisa menjadi tempat kita untuk sharing ataupun curhat dan sebagainya. Intinya ada kulitas pribadi dalam diri mereka yang kita hargai. Kepintaran, kecakapan, ketertariakn budaya serta ekspresi diri yang saling memuaskan.

Ketiga adalah agape. Agape lebih kepada kasih Tuhan. Kasih yang tidak mencari kesenangan sendiri, tapi senang memberi tanpa menuntut balas. Misalnya cinta seorang ibu terhadap putra-putrinya.
Itulah tiga hal dalam cinta yang bisa menjadi inspirasi sobat Hida semua dalam menilai cintanya. Apakah cintanya ada pada lingkaran eros, philia, atau sudah pada agape. Selamat membaca.

Written by : Hida Koma

MENGENAL TIGA ISTILAH DALAM CINTA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Kreatif