Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran kreatif, cara belajar cepat, motivasi sukses, peluang usaha, tips bisnis, tips investasi, insurance, travelling, tutorial blogger, trik seo, teknik fotografi, Aneka seni kerajinan tangan, origami, resep masakan khas, tips kesehatan, obat alami, cara cantik alami.

Peringatan Resiko Bagi Penderita Obesitas Berat

Setidaknya terdapat beberapa resiko bagi penderita obesitas berat. Badan mengalami kegemukan atau istilah lain disebut dengan Obesitas merupakan hal yang sangat tidak baik bagi kesehatan penderita.

Obesitas merupakan keadaan dimana seseorang memiliki berat badan yang melebihi ukuran ideal atau diluar batas kewajaran. Contohnya seseorang memiliki tinggi badan 160 cm, namun memiliki berat badan mencapai 80 kg lebih, keadaan inilah yang disebut dengan obesitas alias kegemukan.

Ada yang berpendapat bahwa memiliki badan gemuk dapat menjadikannya lebih dianggap sebagai orang yang mapan, hidupnya bahagia, serba kecukupan dan sebagainya. Orang merasa lebih memiliki gengsi yang baik jika memiliki badan yang gemuk. Berbeda orang yang badannya kurus akan dianggap kurang mapan, banyak pikiran, hidupnya susah, tidak bahagia dan sebagainya. Apakah semua itu benar?. Tidak semua pendapat diatas benar.

Resiko penderita obesitas berat

Kalian tahu, apakah hal buruk yang akan timbul jika badan kalian kegemukan. Jika kalian mengalami obesitas tentu akan mengalami gangguan dalam aktivitas sehari-hari misalnya saja kurang lincah, gangguan pernapasan, gampang capek, doyan tidur dan jika melakukan kegiatan sedikit saja sudah banyak keringat yang membanjiri tubuh.

Bagi wanita, kegemukan atau obesitas juga berpengaruh terhadap mental mereka kaitannya dengan penampilan. wanita gemuk secara tidak langsung akan minder dan kurang percaya diri. ia merasa tidak cantik lagi akibat berbadan gemuk. 

Di sisi lain tubuh kurus apalagi kering memang tidak bagus dan baik juga, selain tidak enak dipandang memiliki tubuh kurus juga seakan kurang memberikan gairah dalam hidup.  Yang baik adalah tidak kurus juga tidak gemuk alias memiliki tubuh ideal sesuai dengan umur dan tinggi badan yang di miliki.

Kembali kepada kasus obesitas. Penderita obesitas akan lebih mudah terserang gangguan penyakit. Diantara resiko dan gangguan penyakit yang akan timbul bagi penderita obesitas adalah:

Resiko Gangguan Lemak Darah

Kelebihan lemak di darah membuat tekanan darah meningkat, dan sangat berbahaya kalau
pembuluh darah yang mensuplai darah ke otot jantung atau ke otak terganggu bahkan sama sekali
tidak berfungsi yang dapat menyebabkan stroke dan kematian otot jantung.

Resiko Diabetes tipe 2

Penderita diabetes tipe 2 tidak dapat dipungkiri ternyata banyak mengidap pada penderita. Penyakit
ini memiliki kelainan berupa ketidakmampuan menggunakan insulin di dalam metabolisme glukosa
sehingga menimbulkan ketidakmampuan untuk menyerap gula yang diperoleh dalam makanan yang
seharusnya gula tersebut dirubah menjadi energi.

Resiko Kanker

Obesitas dapat meningkatkan risiko kanker dalam hubungannya dengan kadar hormon yang tinggi,
sehingga dapat merangsang pertumbuhan sel yang berlebihan. Beberapa ahli percaya bahwa kontrol
berat badan dapat mengurangi risiko kanker sebesar 30-40%.

Resiko Osteoartristis

Obesitas menyebabkan risiko osteoarthritis terutama pada sendi lutut karena menahan beban yang
terlalu berat sehingga cairan sendi pada lutut bisa cepat berkurang yang menyebabkan ujung tulang
saling bergesekan sehingga menimbulkan rasa nyeri. Untuk stadium lanjut, bisa terjadi perlekatan
antara ujung tulang, sehingga kaki tidak lagi mampu menopang tubuh dan penderita harus duduk di
kursi roda.

Resiko penyakit jantung dan stroke
Obesitas memiliki risiko hampir tiga kali untuk menderita penyakit jantung dibandingkan dengan berat badan normal. Meningkatnya lemak pada daerah perut mempengaruhi kekakuan pembuluh darah arteri utama yang memberikan darah ke organ-organ tubuh.

Resiko tekanan darah tinggi

Hipertensi dapat disebabkan faktor genetik, demografi dan biologi. Namun, berdasarkan berbagai
penelitian, melaporkan bahwa penurunan berat badan bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah.
Tekanan darah tinggi disebabkan adanya penyempitan pembuluh darah akibat timbunan lemak.

Resiko Gagal Jantung

Obesitas menyebabkan tingginya beban kerja pada jantung yang harus memompakan darah ke
seluruh jaringan tubuh. Gagal jantung terjadi tidak berarti jantung berhenti bekerja, tetapi tenaga
pompa jantung menjadi lemah daripada normal. Gejala gagal jantung, yaitu: Kongesti Paru,
penderita memiliki nafas yang pendek saat olahraga atau kesulitan bernafas pada saat istirahat atau
berbaring di tempat tidur, hal ini juga dapat menyebabkan batuk kering dan keras atau bunyi sesak nafas; Retensi Cairan, dimana terjadi pembengkakan pada pergelangan kaki, tungkai dan perut; Pusing, keletihan dan kelemahan yang disebabkan kurangnya darah ke otak.

Jika sobat megalami kegemukan sebaiknya cepat berusaha mengatasinya. Untuk caranya bisa baca postingan belajar kreatif sebelumnya mengenai cara menurunkan berat badan dengan cara sehat dan cepat.

Jadi, obesitas merupakan hal yang harus dihindari dan sebuah keadaan yang membahayakan bagi seseorang. Kita tidak melarang seseorang untuk gemuk, namun jangan sampai kegemukan itu berlebihan atau over sehingga menyebabkan obesitas.

Peringatan Resiko Bagi Penderita Obesitas Berat Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Kreatif