Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran kreatif, cara belajar cepat, motivasi sukses, peluang usaha, tips bisnis, tips investasi, insurance, travelling, tutorial blogger, trik seo, teknik fotografi, Aneka seni kerajinan tangan, origami, resep masakan khas, tips kesehatan, obat alami, cara cantik alami.

Tanda dan Gejala Pemicu Stress Pada Remaja

Tanda dan gejala pemicu stress pada remaja – Semua orang tentu pernah mengalami stress, ada banyak faktor pemicu terjadinya stress. Stress berkaitan dengan pikiran, mental dan jiwa seseorang. Disaat kondisi seseorang mengalami tekanan batin atau memiliki beban pikiran yang berat serta beban rohani mengalami kelebihan dari kemampuan maksimun rohani itu, sehingga mengakibatkan perbuatan seseorang menjadi tidak terkontrol itulah yang disebut stress.

gmbar Tanda dan gejala pemicu stress pada remaja

Umumnya stress sering terjadi pada para remaja. Ini disebabkan karena kondisi pikiran seorang remaja yang masih labil dan belum sepenuhnya kuat secara mental dan spiritual. Masalah stress pada remaja akan berkaitan dengan Attention Deficit Disorder (ADD) atau Attention Deficit with Hyperactivity (ADHD). Jika lebih dari 60% anak ADD mempunyai masalah psikologis yang signifikan selain ADD, bisa menjadi pemicu utama timbulnya masalah ketidakbahagiaan. Sebagian besar kebahagiaan remaja tergantung pada apa yang mereka pikirkan tentang diri mereka sendiri.

Tanda dan Gejala Attention Deficit Disorder (ADD)


Keadaan Attention Deficit Disorder (ADD) adalah keadaan biokimia, dimana kimiawi otak dan saraf penghubung orang tertentu tidak sama dengan kebanyakan orang lain. Sebagian besar faktor kimiawi otak mungkin disebabkan oleh keturunan. Selain itu perceraian orang tua, kematian, atau kejadian-kejadian yang membingungkan dapat memperparah tanda-tanda dan gejala yang disebut ADD pada Anak. Gejala-gejala ADD antara lain:

Tidak bisa konsentrasi

Sekeras apapun ia memusatkan perhatianya pada tugas tertentu, namun pikiranya masih melayang-layang. Berpindah dari pikiran satu ke pikiran lain. Salah satu cirinya adalah mudah sekali melantur kemana-mana. Sebaliknya jika sudah berkonsentrasi pada suatu yang menarik, mereka tidak bisa lagi mengalihkan konsentrasi itu.

Bingung dengan kata hatinya

Anak ADD ketika berfikir sesuatu langsung melakukanya, tanpa mempertimbangkan konsekuensinya, atau dampak tindakanya terhadap orang lain.

Tidak dapat menghubungkan sebab-akibat dengan baik

Anak ADD kesulitan mengaitkan sebab akibat. Terutama mengenali akibat dari sebab tindakan dan perkataanya sendiri.

Tidak dapat melakukan lebih dari satu hal pada suatu saat, tetapi kadang tidak selalu demikian.


Bagi Anank ADD perintah yang tidak spesifik tidak dapat ditangkap dengan baik. maksudnya adalah tugas yang kompleks harus dijabarkan dalam langkah yang kecil-kecil. Meskipun telah dijabarkan kadang remaja tersebut masih bingung dan tidak berhasil menyelesaikan tugasnya.

Mungkin hiperaktif

Remaja ADD belum tentu hiperaktif. Terus bergerak dengan semangat dan ADD merupakan dua hal yang berbeda. Namun, Mungkin kebanyakan kasus ditemukan bahwa anak ADD merupakan anak hiperaktif.

Ketika anak ADD mencapai usia remaja, kekasaran, kenakalan, kecerdasan, dan kemarahanya sudah diasah sampai tajam. Sehingga mereka sering mengalami kepahitan. Bahkan sebagai akibat dari tanda-tanda dan gejala ADD-nya, Ia mendapat julukan “pembuat onar”, “aneh”, “anak tidak baik”, dsb. Hal ini berkaitan dengan kemampuan sarafnya, yaitu kelainan biokimiawi.

Yang tertanam dalam pikiranya adalah harga dirinya begitu rendah. Ia sangat malu dengan keadaan karena tidak ada orang yang menyukai keberadaanya dan ia tidak dapat merubahnya. Anak ADD jauh lebih cepat sinis dibandingkan dengan teman-temanya. Kemarahanya cepat memuncak dan mengendap dalam tegangan tinggi.ia bisa mendpat perhatian orang lain dengan menjadi bahan tertawaan. Baginya perhatian yang negative jauh lebih baik daripada tidak mendapatkan perhatian sama sekali. ia bisa mengembangkan rasa humor negative sebagai refleksi kemarahanya. Ia melakukan itu sebagai pelampiasan rasa kecewanya.

Ia menjadi pemicu stress yang sangat parah bagi kehidupan orang lain ataupun bagi dirinya sendiri. Anak ADD mempunyai kemungkinan tinggi untuk menjadi depresi berat.

Sumber-sumber stress

Sumber-sumber stress antara lain: kematian, perceraian, pernikahan, pindah tempat tinggal, penyakit, perkosaan, kehamilan dan kelahiran, sekolah, pekerjaan, kecelakaan mobil, liburan dan cuti panjang, dan lain-lain.

Solusi Penanganan Stress dan ADD yang dapat dilakukan


Apabila kalian merasa beban hidup terasa berat, untuk sementara waktu cobalah menghindari perubahan-perubahan lainya. mungkin akan sulit kalian kendalikan, namun paling tidak kalian mengetahui bahwa kalian bisa menjadi semakin parah ketimbang kalau hal itu terjadi pada waktu yang lain.

Kemudian kalian harus berhati-hati supaya perubahan yang terjadi tidak mempengaruhi pikiran, emosi, dan kehidupan. Sseandainya terpikir kalau kalian mati saja, itu hanyalah kata-kata stress dan bukan berasal dari pikiran atau perasaan kalian.

Solusi selanjutnya adalah berpaling kepada Tuhan. Kalian bisa dapatkan kekuatan dan penghiburan dengan mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperbanyak do’a. nyatakan semua keinginan dan kebutuhanmu dalam do’a. ingatlah beban yang dibagi akan terasa lebih ringan!.

Biarkan kehendak Tuhan yang terjadi atas diri kita, bukan memaksakan kehendak kita. Percayalah rancangan-Nya akan indah pada waktunya.
Tanda dan Gejala Pemicu Stress Pada Remaja Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Kreatif