Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran kreatif, cara belajar cepat, motivasi sukses, peluang usaha, tips bisnis, tips investasi, insurance, travelling, tutorial blogger, trik seo, teknik fotografi, Aneka seni kerajinan tangan, origami, resep masakan khas, tips kesehatan, obat alami, cara cantik alami.

Sikap Mensyukuri Apa Yang Ada

Mensyukuri apa yang ada – Selamat malam sobat kreatif, belajar kreatif malam ini menjumpai Anda dengan beberapa renungan untuk sobat. Melihat judul diatas bahwa sikap mensyukuri apa yang ada itu sebenarnya yang bagaimana?, Apakah sikap mensyukuri apa yang ada itu kita artikan sebagai sikap pasrah dan menerima hasil yang kita dapatkan begitu saja tanpa usaha untuk meningkatkannya. Ini memang sebuah pertanyaan sedikit yang sulit, namun kali ini belajar kreatif mencoba untuk menguraikan maksud dari sikap mensyukuri apa yang ada sesui dengan judul diatas.
sikap mensyukuri apa yang ada denga memanjatkan do'a kepada Allah SWT.
Manusia itu cenderung tidak mudah puas, punya satu pingin tambah satu lagi jadi dua, punya dua masih juga pingin tambah lagi jadi 3, sederhananya begitu. Karakter alami manusia adalah suka mengeluh. Mengeluh akan cuaca. Mengeluh akan pekerjaan yang tidak selesai. Mengeluh akan kondisi lingkungan yang macet. Mengeluh akan rumah yang kurang besar. mengeluh akan gaji yang tidak mencukupi. Mengeluh akan teman kerja yang tidak bisa diajak komunikasi. Mengeluh akan guru atau dosen yang tidak enak gaya mengajarnya. Mengeluh akan kekayaan tetangga yang membuat ngiler. Mengeluh akan masalah-masalah sepele. Hidup menjadi penuh dengan keluhan. Kurang ini. kurang itu. Tidak mempunyai ini. tidak mempunyai itu. Dan sebagainya.

Mulai sekarang hiduplah dengan cara pandang yang baru. Betapa banyak sebenarnya yang bisa kita syukuri. Bahwa selama ini, sungguh telah banyak anugerah dan karunia yang sudah diberikan kepada kita.

Anugerah yang kita rasakan banyak sekali. tak terhitung. Sungguh lelah diri kita untuk menghitung. Kita diberikan udara gratis tanpa bayaran seperti orang-orang di rumah sakit yang berselangkan tabung oksigen. Kita diberikan tubuh yang sehat, sementara banyak orang diluar sana yang bertahun-tahun hanya bisa mengerang tak berdaya diatas bangsal rumah sakit. Kita diberikan kesempatan untuk sekolah dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sementara ribuan orang terpaksa putus sekolah dan banting tulang mencukupi kebutuhan keluarganya. Kita diberikan kebebasan sementara ratusan orang terperangkap, terperangkap dipenjara tak bisa bebas kemana-mana. Kita diberikan anggota tubuh yang lengkap, sementara banyak orang yang kurang beruntung  dibandingkan kita, mereka diuji dengan kehilangan anggota tubuhnya entah sejak lahir ataupun karena kecelakaan. Kita diberikan kesempatan untuk bekerja sementara banyak orang diluar sana hampir mati bosan karena menjadi pengangguran sejati. Kita diberikan anak-anak dan keluarga yang baik, sementara diluar sana banyak keluarga broken home yang hampir setiap hari dipenuhi oleh masalah-masalah anak yang bikin ulah, entah yang terkena kasus narkoba, yang tukang bikin masalah di sekolah ataupun yang jago menantang orang tua.

Kita diberikan keluarga yang lengkap dengan keluarga bahagia di kiri kanan kita, sedangkan pada saat yang sama, ada anak yang ditinggal mati oleh orang tuanya, ada istri yang ditinggal mati oleh suaminya, ada orang tua yang kesepian karena tangis anak tercinta belum meramaikan suasana rumah. Dan seterusnya.
Tentu list diatas akan semakin bertambah panjang dan bertambah panjang dengan adanya perenungan demi perenungan yang kita lakukan. Dan tanpa disadari nikmat-nikmat itu semakin bertambah dari waktu-ke waktu. Dari minggu ke minggu dari bulan ke bulan. Kitalah yang kadang terluput untuk menyadari keberadaanyatersebut. Kitalah yang sering terlupa betapa berlimpahnya hidup kita dengan anugerahnya. Kitalah yang lalai melihat bahwa betapa beruntungnya kita dibandingkan dengan orang lain.

Dengan uraian diatas, mari kita sama-sama perbaiki cara pandang kita terhadap kehidupan ini. bangunlah jiwa kita dengan jiwa yang penuh dengan energy positif. Mari sama-sama kita panjatkan syukur kepada Tuhan sang pencipta.
Sikap Mensyukuri Apa Yang Ada Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Kreatif