Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran kreatif, cara belajar cepat, motivasi sukses, peluang usaha, tips bisnis, tips investasi, insurance, travelling, tutorial blogger, trik seo, teknik fotografi, Aneka seni kerajinan tangan, origami, resep masakan khas, tips kesehatan, obat alami, cara cantik alami.

Fakta Ilmiah Tentang Kulit Manusia

Kulit adalah indra yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan
Fakta Ilmiah Tentang Kulit Manusia - Kulit adalah indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan, panas, dingin, sakit dan tekanan. Kulit merupakan salah satu bagian penting pada tubuh manusia. Berbicara masalah kulit berikut ini ada yang menarik yaitu fakta ilmiah tentang kulit manusia yang di jelaskan dibawah ini.

Kulit manusia terlihat lebih mudah pecah atau rusak bila dibandingkan dengan kulit hewan, seperti badak, gajah, dan kura-kura. Namun, kulit manusia mempunyai sifat sebagai pertahanan ( barrier) yang sangat efektif terhadap infeksi. Dalam kenyataanya, tidak ada contoh bakteri yang telah ditemukan yang dapat menembus kulit utuh yang telanjang tanpa pelindung.

Fakta Ilmiah Tentang Kulit Manusia
  1. Pada usia muda, kulit baru akan muncul ke lapisan epidermis setiap 28 sampai 30 hari. Dengan bertambahnya usia, proses regenerasi berkurang secara cepat. Setelah usia diatas 50 tahun, prosesnya menjadi sekitar 37 hari.
  2. Lapisan dermis kulit adalah lapisan kulit yang bertanggung jawab terhadap sifat elastisitas dan kehalusan kulit. Lapisan ini berfungsi menyuplai makanan untuk lapisan epidermis dan sebagai pondasi bagi kolagen serta serat elastin.
  3. Vitamin C merangsang dan meningkatkan produksi kolagen kulit dengan cara meningkatkan kemampuan perkembangan sel fibroblast tua dermis.

Kolagen


fakta ilmiah tentang kulit, kolagen adalah komponen utama lapisan kulit dermis

Kolagen adalah komponen utama lapisan kulit dermis (bagian bawah epidermis) yang dibuat oleh sel fibroblast. Pada dasarnya kolagen adalah senyawa protein rantai panjang yang tersusun atas asam amino alanin, arginin, lisin, glisin, prolin, dan hiroksiproline. Sebelum menjadi kolagen, terlebih dahulu terbentuk pro-kolagen.

Bilamana produksi kolagen menurun seiring bertambahnya usia, dampaknya adalah meningkatnya proses “kulit kering” serta sifat elastisitasnya. Lapisan dermis inilah yang bertanggung jawab akan sifat elastisitas dan kehalusan kulit (skin smoothness) yang merupakan kunci utama untuk disebut “awet muda” serta memiliki kulit indah (beautiful skin).
Fakta Ilmiah Tentang Kulit Manusia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Belajar Kreatif